Pelarut yang sering digunakan adalah air.
Hal ini disebabkan karena air merupakan zat yang mudah di dapat dan
mempunyai kemampuan tinggi untuk melarutkan zat. Jika kita sedang
memasak sayur, bermacammacam bumbu kita masukkan untuk mendapatkan rasa
yang sedap. Rasa tersebut merupakan kombinasi rasa dari beberapa macam
bumbu yang telah terlarut dalam air (kuah). Karena kemampuan yang tinggi
dalam melarutkan zat, air dinamakan sebagai “pelarut universal”. Di
dalam tubuh kita pun air melarutkan makanan sehingga mudah dicerna.
Apakah semua zat melarut sama baiknya di dalam air? Untuk menjawab
pertanyaan ini, coba perhatikan Tabel 2 berikut.
Berdasarkan Tabel 2 di atas, dapat diungkapkan bahwa kelarutan berbagai macam zat dalam air tidak sama. Bandingkan kelarutan gula dan garam dalam air. Mana yang lebih mudah melarut? Mengapa kelarutan zat berbeda-beda? Faktor-faktor apa yang mempengaruhinya? Perhatikan Gambar 5, Anda pasti akan menemukan jawabannya. Selain suhu, faktorKim. 06. Larutan Asam dan 6. Basa 13 faktor yang mempengaruhi kelarutan adalah pengadukan (Gambar 5a), dan ukuran zat terlarut (luas permukaan sentuhan zat terlarut) (Gb. 5b).
Berdasarkan Tabel 2 di atas, dapat diungkapkan bahwa kelarutan berbagai macam zat dalam air tidak sama. Bandingkan kelarutan gula dan garam dalam air. Mana yang lebih mudah melarut? Mengapa kelarutan zat berbeda-beda? Faktor-faktor apa yang mempengaruhinya? Perhatikan Gambar 5, Anda pasti akan menemukan jawabannya. Selain suhu, faktorKim. 06. Larutan Asam dan 6. Basa 13 faktor yang mempengaruhi kelarutan adalah pengadukan (Gambar 5a), dan ukuran zat terlarut (luas permukaan sentuhan zat terlarut) (Gb. 5b).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar